KRIDA BINAWANA
KRIDA BINAWANA
Adalah salah satu krida dari saka wanabati yang melaksanakan kegiatan pembinaan kawasan dan masyarakat yang erhubungan dengan salah satu organisasi fungsional departmen kehutanan dan perkebunan.
A. Konservasi tanah : Upaya untuk memeluhara meningkatkan dan memperbaiki kondisi tanah agar berdaya guna secara optimum.
Tanah adalah tubuh alam bebas dari hasil pelapukan batuan yang menduduki sebagian besar permukaan bumi, yang fungsinya sebagai habitat tumbuhan, pengatur tata air serta tempat melangsungkan kehidupan makhluk hidup.
Erosi adalah terangkutya tanah/bagian-bagian tanah dari satu tempat ketempat yang lain oleh media alai terutama air.
Pembentukan tanah dipengaruhi oleh faktor-faktor yaitu,
a. Iklim d. Topografi
b. Bahan induk e. Waktu
c. Makhluk hidup
B. Pebenihan
a. Pengadaan benih.
Adalah proses kegiatan mulai pengumpulan benih, extrasi benih, pengujian termasuk seleksi dan penyimpanan benih.
b. Extrasi benih.
Adalah proses pemisahan biji dari buah
c. Pemurnian benih.
Adalah proses memisahkan benih dari benda ikatan kotoran/benih yang tidak diinginkan.
d. Seleksi benih.
Adalah proses memisahkan benih yang berkualitas baik dari populasi benih yang telah dibrsihkan dari kotoran (Pemurnian benih).
Maksud dan tujuan
Maksud dari pengadaan benih adalah menyediakan benih yang bermutu baik dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan setiap tahun dan tepat waktu.
Dan tujuan dari pengadaan benih adalah untuk menunjang kelancaran pengadaan bibit yang bermutu baik dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan setiap tahun dan tepat waktu.
C. Pembibitan
a. Bibit : bahan tanaman yang dapat berupa benih sehat/seedling/anakan baik berupa stek, anakan siap tanam, cangkok maupun anakan cabutan yang dapat ditanam.
D penanaman dan Pemeliharaan.
1. Penghijauan
Adalah upaya memulikan/memperbaiki kembali lahan kritis diluar kawasan hutan. Melalui kegiatan tanam menanam agar dapat berfungsi sebagai media prodiksi dan media pengatur tata air yang baik, serta upaya mempertahankan dan meningkatkan daya guna alam sesuai dengan peruntukannya.
2. Hutan rakyat
Adalah tanaman yang didominasi oleh jenis kayu-kayuan di lahan milik petani diluar kawasan hutan.
3. Kebun rakyat
Adalah areal tanaman yang didominasi oleh jenis tanaman buah-buahan dan/atau tanaman industri di lahan petani diluar kawasan hutan.
4. Reboisasi
Adalah upaya rehabilitasi lahan kritis didalam kawasan hutan melalui penanaman kayu-kayuan termasuk didalamnya pembuatan sarana dan prasarana.
5. Rencana Teknik Reboisasi (RTR)
Adalah rencana jangka pendek/tahunan reboisasi secara detail operasional yang memuat tentang lokasi jenis dan volume kegiatan, jenis tanaman, kebutuhan bibit, pola tanam, sarana dan prasarana, peta serta rancangan untuk setiap jenis kegiatan.
6. Sistem tumpang sari
Adalah sistem pembuatan tanaman kayu-kayuan yang dikombinasikan dengan penanaman tanaman semusim yang dilaksanakan oleh peserta tumpang sari berdasarkan perjanjian kerja selama jangka waktu 1-3 tahun.
7. Tanaman semusim pada kegiatan reboisasi
Adalah tanaman sementara pada kegiatan reboisasi yang perlu diatur sedemikian rupa sehingga tidak megganggu pertumbuhan tanaman pokok ataupun tanaman sela.
8. Tanaman pokok
Adalah tanaman pada kegiatan reboisasi yang diarahkan menjadi tegakkan pokok dikemudian hari.
9. Tanaman jenis MPTS ( Multi Purpose Trees Spesies )
Adalah tanaman bermanfaat ganda, disamping menghasilkan kayu juga menghasilkan hasil hutan non-kayu (hasil hutan) seperti buah, biji, getah, serta mampu memberikan perbaikan lingkungan.
10. Banjar harian
Adalah pembuatan tanaman yang dilakukan dengan upah harian.
11. Pemeliharaan tanaman
Adalah upaya untuk memelihara sejumla tanaman dalam lusan dan kurun waktu tertentu huna mendapatkan tanaman yang berkualitas baik dengan jumlah persatuan yang luas dan cukup serta sesuai dengan standart hasil yang ditentukan.
12. Penyulaman
Adalah upaya penanaman kembali untuk mengganti tanaman pokok yang mati/ diperkirakan tidak mampu tumbuh.
13. Penyiangan
Adalah upaya pembebasan tanaman pokok dan tanaman sela dari jenis pengganggu/ gulma. Antara lain : rumput liar, semak-semak, dan lainnya.
14. Pendangiran
Adalah upaya penggemburan tanah di sekeliling tanaman pokok dengan maksud memperbaiki kondisi fisik tanah.
15. Ilaran api (Sekat bakar)
Adalah jalur untuk mencegah/membatasi kebakaran hutan.
16. Ajir
Adalah pathok yang dibuat dari bambu/kayu untuk menandai jarak tanaman dan setelah penanaman ajir ditancapkan disamping tanaman.
Warna-warna Ajir :
Warna Biru : Tanaman Pokok
Warna Putih : Tanaman Sela
Warna hijau : Tanaman Pagar/Tepi
17. Kontur
Adalah garis yang menghubungkan titik-titik pada ketinggian yang sama.
18. Penjarangan
Adalah tindakan pemeliharaan untuk mengatur ruang tumbuh dengan cara mengurangi kerapatan tegakan dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan pohon dan kualitas batang.
Maksud dan tujuan
Maksud dari penanaman untuk meningkatkan prosuktifitas lahan melalui penanaman kayu-kayuan atau buah-buahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, sedangakn maksud dari pemeliharaan tanaman agar tanaman muda mampu menjadi pohon dengan pertumbuhan sesuai dengan yang diharapkan.
Tujuan dari penanaman dan pemeliharaan untuk mendapatkan tegakkan/tanaman yang subur dengan luasan dan jenis yang diinginkan dan dapat memberikan hasil yang menguntungkan secara optimal.
E. Perlebahan
Adalah suatu rangkaian kegiatan pemanfaatan lebah dan produk-produknya serta vegetasi penunjang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat dengan memperhatikan aspek kelestariannya.
F. Budi daya jamur
Cara pemeliharaan jamur :
1. Kondisi ruangan tempat penanaman jamur/kubung/ruangan produksi agar dijaga kelembabannya serta kadar air tetap dalam kondisi optimal dengan melakukan penyiraman dengan cara penyemprotan air bersih. Suhu kelembaban dapat diatur dengan mengatur ventilasi.
2. Penyemprotan air bersih tersebut dilakukan dua kali sehari pagi dan sore sampai lantai basah dihindarkan penyemprotan langsung mengenai badan buah untuk menghindari kematian/busuk.
G. Pesuteraan Alam
Adalah salah satu kegiatan usaha tani dalam rangka upaya meninggalkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan budi daya murbei yang dikombinasikan dengan memelihara ulat sutra dan penanganan.
Adalah salah satu krida dari saka wanabati yang melaksanakan kegiatan pembinaan kawasan dan masyarakat yang erhubungan dengan salah satu organisasi fungsional departmen kehutanan dan perkebunan.
A. Konservasi tanah : Upaya untuk memeluhara meningkatkan dan memperbaiki kondisi tanah agar berdaya guna secara optimum.
Tanah adalah tubuh alam bebas dari hasil pelapukan batuan yang menduduki sebagian besar permukaan bumi, yang fungsinya sebagai habitat tumbuhan, pengatur tata air serta tempat melangsungkan kehidupan makhluk hidup.
Erosi adalah terangkutya tanah/bagian-bagian tanah dari satu tempat ketempat yang lain oleh media alai terutama air.
Pembentukan tanah dipengaruhi oleh faktor-faktor yaitu,
a. Iklim d. Topografi
b. Bahan induk e. Waktu
c. Makhluk hidup
B. Pebenihan
a. Pengadaan benih.
Adalah proses kegiatan mulai pengumpulan benih, extrasi benih, pengujian termasuk seleksi dan penyimpanan benih.
b. Extrasi benih.
Adalah proses pemisahan biji dari buah
c. Pemurnian benih.
Adalah proses memisahkan benih dari benda ikatan kotoran/benih yang tidak diinginkan.
d. Seleksi benih.
Adalah proses memisahkan benih yang berkualitas baik dari populasi benih yang telah dibrsihkan dari kotoran (Pemurnian benih).
Maksud dan tujuan
Maksud dari pengadaan benih adalah menyediakan benih yang bermutu baik dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan setiap tahun dan tepat waktu.
Dan tujuan dari pengadaan benih adalah untuk menunjang kelancaran pengadaan bibit yang bermutu baik dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan setiap tahun dan tepat waktu.
C. Pembibitan
a. Bibit : bahan tanaman yang dapat berupa benih sehat/seedling/anakan baik berupa stek, anakan siap tanam, cangkok maupun anakan cabutan yang dapat ditanam.
D penanaman dan Pemeliharaan.
1. Penghijauan
Adalah upaya memulikan/memperbaiki kembali lahan kritis diluar kawasan hutan. Melalui kegiatan tanam menanam agar dapat berfungsi sebagai media prodiksi dan media pengatur tata air yang baik, serta upaya mempertahankan dan meningkatkan daya guna alam sesuai dengan peruntukannya.
2. Hutan rakyat
Adalah tanaman yang didominasi oleh jenis kayu-kayuan di lahan milik petani diluar kawasan hutan.
3. Kebun rakyat
Adalah areal tanaman yang didominasi oleh jenis tanaman buah-buahan dan/atau tanaman industri di lahan petani diluar kawasan hutan.
4. Reboisasi
Adalah upaya rehabilitasi lahan kritis didalam kawasan hutan melalui penanaman kayu-kayuan termasuk didalamnya pembuatan sarana dan prasarana.
5. Rencana Teknik Reboisasi (RTR)
Adalah rencana jangka pendek/tahunan reboisasi secara detail operasional yang memuat tentang lokasi jenis dan volume kegiatan, jenis tanaman, kebutuhan bibit, pola tanam, sarana dan prasarana, peta serta rancangan untuk setiap jenis kegiatan.
6. Sistem tumpang sari
Adalah sistem pembuatan tanaman kayu-kayuan yang dikombinasikan dengan penanaman tanaman semusim yang dilaksanakan oleh peserta tumpang sari berdasarkan perjanjian kerja selama jangka waktu 1-3 tahun.
7. Tanaman semusim pada kegiatan reboisasi
Adalah tanaman sementara pada kegiatan reboisasi yang perlu diatur sedemikian rupa sehingga tidak megganggu pertumbuhan tanaman pokok ataupun tanaman sela.
8. Tanaman pokok
Adalah tanaman pada kegiatan reboisasi yang diarahkan menjadi tegakkan pokok dikemudian hari.
9. Tanaman jenis MPTS ( Multi Purpose Trees Spesies )
Adalah tanaman bermanfaat ganda, disamping menghasilkan kayu juga menghasilkan hasil hutan non-kayu (hasil hutan) seperti buah, biji, getah, serta mampu memberikan perbaikan lingkungan.
10. Banjar harian
Adalah pembuatan tanaman yang dilakukan dengan upah harian.
11. Pemeliharaan tanaman
Adalah upaya untuk memelihara sejumla tanaman dalam lusan dan kurun waktu tertentu huna mendapatkan tanaman yang berkualitas baik dengan jumlah persatuan yang luas dan cukup serta sesuai dengan standart hasil yang ditentukan.
12. Penyulaman
Adalah upaya penanaman kembali untuk mengganti tanaman pokok yang mati/ diperkirakan tidak mampu tumbuh.
13. Penyiangan
Adalah upaya pembebasan tanaman pokok dan tanaman sela dari jenis pengganggu/ gulma. Antara lain : rumput liar, semak-semak, dan lainnya.
14. Pendangiran
Adalah upaya penggemburan tanah di sekeliling tanaman pokok dengan maksud memperbaiki kondisi fisik tanah.
15. Ilaran api (Sekat bakar)
Adalah jalur untuk mencegah/membatasi kebakaran hutan.
16. Ajir
Adalah pathok yang dibuat dari bambu/kayu untuk menandai jarak tanaman dan setelah penanaman ajir ditancapkan disamping tanaman.
Warna-warna Ajir :
Warna Biru : Tanaman Pokok
Warna Putih : Tanaman Sela
Warna hijau : Tanaman Pagar/Tepi
17. Kontur
Adalah garis yang menghubungkan titik-titik pada ketinggian yang sama.
18. Penjarangan
Adalah tindakan pemeliharaan untuk mengatur ruang tumbuh dengan cara mengurangi kerapatan tegakan dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan pohon dan kualitas batang.
Maksud dan tujuan
Maksud dari penanaman untuk meningkatkan prosuktifitas lahan melalui penanaman kayu-kayuan atau buah-buahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, sedangakn maksud dari pemeliharaan tanaman agar tanaman muda mampu menjadi pohon dengan pertumbuhan sesuai dengan yang diharapkan.
Tujuan dari penanaman dan pemeliharaan untuk mendapatkan tegakkan/tanaman yang subur dengan luasan dan jenis yang diinginkan dan dapat memberikan hasil yang menguntungkan secara optimal.
E. Perlebahan
Adalah suatu rangkaian kegiatan pemanfaatan lebah dan produk-produknya serta vegetasi penunjang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat dengan memperhatikan aspek kelestariannya.
F. Budi daya jamur
Cara pemeliharaan jamur :
1. Kondisi ruangan tempat penanaman jamur/kubung/ruangan produksi agar dijaga kelembabannya serta kadar air tetap dalam kondisi optimal dengan melakukan penyiraman dengan cara penyemprotan air bersih. Suhu kelembaban dapat diatur dengan mengatur ventilasi.
2. Penyemprotan air bersih tersebut dilakukan dua kali sehari pagi dan sore sampai lantai basah dihindarkan penyemprotan langsung mengenai badan buah untuk menghindari kematian/busuk.
G. Pesuteraan Alam
Adalah salah satu kegiatan usaha tani dalam rangka upaya meninggalkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan budi daya murbei yang dikombinasikan dengan memelihara ulat sutra dan penanganan.
No comments:
Post a Comment